Langsung ke konten utama

Jangan ngaku 'kids jaman now' kalau kamu nggak tahu 9 istilah ini


Seiring kemajuan jaman dan kala komunikasi yang mampu dibilang sangat canggih ini, terkadang cara bicara serta gaya berbahasa kita jadi berkembang. Yang dulunya suka ngomong panjang, kini berubah jadi sering disingkat-singkat.

Hal ini nggak jarang dijadikan sebagai tolak ukur kegaulan kita. Semakin sering kita tanya arti sebuah kalimat, semakin kita dipandang sebagai orang yang kudet alias kurang update. Untuk mencegah hal tersebut, kau perlu mengenali beberapa istilah berikut deh. Pasalnya, kali ini infobekasi.co akan membeberkan beberapa kata gaul yang sering digunakan akhir-akhir ini. Check this out!

1. Kuy
Kata ‘Kuy’ merupakan kebalikan dari ‘Yuk’. Kata ini biasa digunakan ketika seseorang mengajak temannya pergi ke suatu tempat

2. Tercyduck
Kata ‘Tercyduk’ berasal dari kata ‘Terciduk’ sama artinya dengan tertangkap, kepergok, atau ketahuan.

3. Kids Jaman Now
Bahasa ‘Kids Jaman Now’ juga tren di media sosial. Bahasa tersebut biasa untuk mengomentari kelakuan bawah umur zaman sekarang.

4. Terpoteque
Kata ‘Terpoteque’ berasal dari kata ‘Patah’. Biasa digunakan dikala bermaksud mengungkapkan jika ia patah hati

5. Hqq
Kata ‘Hqq’ berasal dari kata ‘Hakiki’. Biasanya digunakan dalam kalimat ‘Kenikmatan yang Hqq’

6. Bosque
Kata ‘Bosque’ berasal dari kata ‘Bosku’. Ini hanya kata panggilan yang mampu digunakan kepada siapa saja.

7. Sans
Kata ‘Sans’ bukanlah abreviasi tapi berasal dari kata ‘Santai’. Biasanya digunakan untuk menjawab pernyataan orang lain ketika ia tidak mampu melaksanakan sesuatu

8. Unfaedah
Kata ‘Unfaedah’ berasal dari kalimat ‘tidak ada faedahnya’. Faedah sendiri maksudnya memiliki kegunaan atau bermanfaat. Makara unfaedah sama saja dengan tak memiliki kegunaan atau bermanfaat.

9. Unch
Kata ‘Unch’ biasa digunakan anak millenial biar terkesan imut. Namun ada yang mengatakan jika arti dari kata ‘Unch’ kurang sopan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kartini

Kartini Pahlawan Wanita Nasional Indonesia Raden Adjeng Kartini (lahir di Jepara,Hindia Belanda, 21 April 1879 – meninggal di Rembang, Hindia Belanda, 17 September 1904 pada umur 25 tahun) atau sebenarnya lebih tepat disebut Raden Ayu Kartini[1]adalah seorang tokoh Jawa danPahlawan Nasional Indonesia. Kartini dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan pribumi. Lahir : 21 April 1879 Jepara, Hindia Belanda (sekarang Indonesia) Meninggal : 17 September 1904 (umur 25)Rembang, Hindia Belanda (sekarangIndonesia) Nama lain : Raden Ayu Kartini Dikenal karena : Emansipasi wanita Agama Islam Pasangan : K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat 1. Ayah Kartini, R.M. Sosroningrat.     Raden Adjeng Kartini berasal dari      kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa.[2] Ia merupakan putri dari Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, seorang patih yang diangkat menjadi bupati Jeparasegera setelah Kartini lahir.[2] Kartini adalah putri dari istri pertama, teta...